rsnurhidayahbantul@gmail.com 0851 0047 2941

Puasa dan Bau Mulut

19 Jul 2014, 08:02

Gigi dan Mulut

  • Sikat gigi.  Saat bulan puasa, produksi air liur berkurang. Selain untuk membantu pencernaanm air liur juga memiliki aktivitas antibakteri, sehingga konsekuensinya apabila produksi air liur berkurang maka bakteri mulut akan bertambah. Selain gigi, yang perlu disikat adalah lidah.
  • Periodontitis, gigi berlubang. Lubang pada gigi menyebabkan bakteri berkumpul, kadang tidak dirasa, padahal sudah ada proses pembusukan yang membuat baunya jadi aduhai. Kunjungi drg anda, untuk ditambal.
  • Gingivitis. Peradangan pada gusi salah satunya karena karang gigi dan atau pemakaian alat ortodonti yang tidak tepat. Kawat gigi sebaiknya kalau pasang kawat gigi dilakukan di drg spesialis ortodonti.
  • Stomatitis aphtosa atau sariawan. Anda bisa menyikat gigi dengan pasta gigi khusus, guna perawatan sariawan yang lebih nyaman.
  • Hindari obat kumur berlebihan

2. Pencernaan

  • Gastritis
  • Colon yang “jorok”
  • Ketidakseimbangan flora usus

3.    Pilihan Makanan

  • Makanan yang kaya akan sulfur, seperti petai, jengkol, bawang putih, dan telur menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak gas sulfur yang bau.
  • Daging protein hewani seperti sapi, ayam, kambing, sulit dibuang oleh usus sehingga lebih mudah menumpuk di usus, terlebih bila dikombinasi dengan kurangnya serat pada makanan. Kurang protein kewani terlebih yang digoreng.
  • Konsumsi buah-buahan wajib, pagi sebelum dahur dan saat berbuka. Buah-buahan memiliki manfaat detoksifikasi yang menetralisir banyak materi penyebab bau.

4.    Penyakit

  • Diabetes. penderita diabetes memiliki kecenderungan bau, karena tubuh merasa kekurangan gula akibat gula tidak bisa masuk ke dalam sel. Akibatnya tubuh memecah lemak menjadi benda keton, dan menyebabkan terjadi ketosis yang bau.

5.    Lain-lain

  • Hindari  rokok yang akan menyebabkan bau mulut

 

ref : dr. Phaidon